Dibohongi Mahatir Anwar Ibrahim Batal Jadi PM

Dibohongi Mahatir Anwar Ibrahim Batal Jadi PM

Dibohongi Mahatir Anwar Ibrahim Batal Jadi PM – Akhirnya setelah ditawarkan beberapa tawaran oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohammad, Anwar pun tersadar bahwa hal itu adalah penipuan yang sakit. Hal itu akhirnya diungkapkan oleh Anwar kepada media the star pada tanggal 27 Feb 2020 yang lalu.

Untuk Anwar sendiri pun merasa bawah semua ucapan dari Mahatir yang sebelumnya menduduki posisi PM tersebut adalah pembohongan setelah sampai saat ini posisi PM tak kunjung menjadi pemiliknya.

Dibohongi Mahatir Anwar Ibrahim Pun Marah

Dibohongi Mahatir Anwar Ibrahim Batal Jadi PM

Hal itu pun sempat membuat Anwar Ibrahim menjadi Marah sampai dengan kemarahan yang memuncak ketika dirinya tak terpilih ketika menjadi PM Malaysia. Semua itu dia ketahui ketika penyerahan jawaban PM pada pertemuan kerjasama AAPEC pada Novembet 2019 yang lalu.

baca artikel selanjutnya tentang facetime dengan bapak jokowi

Setelah pertemuan tersebut, Mahatir juga tak menyerahkan jabatan tersebut kepadanya. Namun pada akhir 2020 yang lalu secara tiba tiba Mahatir Mohammad pun meninggalkan serta mundur sebagai PM Malaysia. Itu pun kemudian membuat kesepakatan tentang jabatan kepada Anwar menjadi sia sia ataupun batal.

Untuk itu selanjutnya sangat banyak pihak yang tak mendukung usahanya menjadi PM Malaysia. Hal itu diantaranya adalah banyaknya miliader asal Malaysia beserta pihak pihak yang korup yang mengucapkan bahwa Anwar merupakan seorang yang tak memberikan perlindungan pada orang melayu.

Dibohongi Mahatir Anwar Ibrahim Batal Jadi PM

Kemudian Anwar pun mengambil sikap yang tegas dalam hal peningkatan ekonomi yang kemudian disebutkan sebagai orang yang terlalu mendukung pihak pihak pengusaha China. Serta tanpa memilkirkan orang orang kecil di Malaysia. Hal itu pun kemudian menjadi alasan banyak pihak yang tak mendukung serta memilih beliau sebagai PM Malaysia tersebut.

Namun Anwar kemudia memberikan pernyataan bawah pemunduran diri Mahatir sebagai salah satu faktor kolapnya pemerintaran Pakatan Harapan yang berusia 22 bulan saja. Andaikan mahatir masih memegang jawaban, koalisi Pakatan Harapan pun masih akan memerintah di malaysia sampai kini serta permasalahan internet akan segera selesai.

Ekonomi Global Terjangkit Covid-19

Ekonomi Global Terjangkit Covid-19

Ekonomi Global Terjangkit Covid-19 – Banyak sekali macam negara yang terancam akan hancur dalam sektor perekonomian Internasinal. Sedangkan IMF / Lembaga Moneter Internasional mengamati perkembangan sekarang kalau 0,3% ekonomi Indonesia tahun ini akan bertumbuh.

Ekonomi Global Terjangkit Covid-19, Beberapa Negara Bakal Pulih

Memang dampak dari Virus Corona (Covid-19) cukup merusak berbagai sektor ekonomi banyak negara di dunia ini. Ditemukan pada laporan terakhir “Which Economy Emerges First on the Path to Recovery” berita valid secara langsung dari Bank Investasi mencatat negara ini bakal pulih kembali:

Ekonomi Global Terjangkit Covid-19

  • Cina

Ya bisa dikatakan kalau Cina memang negara dimana Virus Corona berasal. Namun perlu di ingat lagi, kalau negara ini sudah menjadi salah satu tiang ekonomi yang paling berpengaruh di dunia. Hingga sekarang sudah tercatat banyak industri sudah mulai beroperasi secara lancar sehingga pendapatan visa negara Cina mulai kembali bertumbuh normal.

  • Filipina, Indonesia, & India

Meski tergolong 3 negara ini sekarang sedang mengalami masa kesulitan karena pertumbugan penyebaran Covid-19 terus bertambah. Namun 3 negara di Asia ini tercatat akan mengalami pemulihan pertumbuhan ekonomi secara cepat.

Meski perkembangan angka dari korban positif Corona semakin bertambah, namun berbagai sektor penting dalam negeri ini. Masih bergerak secara normal, sehingga tidak mematikan pendapatan dalam negeri mereka. Meski tidak ada pendapatan dari sektor wisata, setidaknya tidak menambah hutang negara.

  • Korea Selatan & Taiwan

Resesi Global tidak akan terlalu berpengaruh terhadap 2 negara ini Korea Selatan & Taiwan. Sebab sektor ekspor merkea masih bisa berjalan secara baik, dan Morgan Stanley bahkan turut menyebutkan kalau indikator permintaan dari dalam negeri cukup membaik & semakin meningkat.

  • Thailand, Malaysia, Hong Kong & Singpura

Yang terakhir ini adalah Thailand, Malaysia, Hong Kong & Singpura, bersama negara bagian lainnya. Negara ini terbilang masih melakukan sektor ekspor secara baik dan cukup membantu pengurangan hutang negara tersebut. Pihak beberapa ahli politik menyatakan kalau beberapa negara yang menerapkan lockdown berpotensi akan mengalami permasalahan perkembangan ekonomi negara.

Semoga informasi ini bisa memberikan berita terbaru dan terpenting paling update bagi anda semua.