FaceTime Dengan Bapak Jokowi

FaceTime Dengan Bapak Jokowi

Berita terbaru dari politik tanah air kita hari ini adalah seoarng guru melakukan video call bersama Bapak Presiden Joko Widodo. Guru asal Padang ini curhat kepada bapak Jokowi karena tidak punya kuota belajar online.

FaceTime Dengan Bapak Jokowi

Wanita ini bernama Rika guru matematika asal Padang yang awalnya hanya di tanyai progres pembelajaran sekarang namun malah curhat tentang kendala yang terjadi. Awalnya presiden Joko Widodo hanya bertanya apakah efektif cara mengajar sistem online seperti sekarang.

FaceTime Dengan Bapak Jokowi, Guru Matematika Asal Padang Curhat

Rika seorang guru matematika bercerita kalau proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Tapi kami mengalami kesulitan dalam menilai kemampuan siswa tersebut mampu atau tidak nya. Jam belajar siswa juga terbilang sangat terbatas, karena ada jam mengajar bergantian.

Selain itu Rika guru dari padang ini juga mengatakan kendala nya kalau tidak semua siswa disana memiliki smartphone canggih buat video call secara baik. Kadang untuk siswa yang ada kendala seperti ini banyak melewatkan jam belajar. Jadi Rika menilai adanya sistem tersebut kurang bagus.

FaceTime Dengan Bapak Jokowi

Kendala lainnya adalah dimana ketika masa pandemi ini tidak semua siswa juga bisa membeli kuota internet dengan mudah. Karena tidak semua orangtua mereka juga mempunyai dana buat selalu membeli stok kuota internet anaknya. Pembagian jatah kuota internet buat belajar yang diberikan di kawasan Jakarta seharusnya di sama ratakan, ujar Rika.

Karena perbincangan dengan guru asal Padang ini cukup memikat perhatian bapak Jokowi. Sehingga akan ada lagi pertimbangan bersama pemerintah tentang membagikan dana kuota secara gratis kepada semua siswa yang ada di Pada dan mungkin sekolah lannya.

Pada kemampuan siswa yang mungkin bakal menjadi sangat terbatas sekarang ini, mungkin hanya belajar dengan sistem online bakal terus berlaku sampai keadaan dari virus Corona sendiri bisa membaik.

Inilah kabar dari pemerintahan tanah air dari kami, kasus ini sedang ramai diperbincangkan oleh warga di ranah pendidikan tanah air. Semoga sistem pembelajaran di Indonesia bisa kembali seperti biasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *