PM Thailand Tak Mundur, Meski Di Demo 10Rb Demonstran

PM Thailand Tak Mundur, Meski Di Demo 10Rb Demonstran

PM Thailand Tak Mundur, Meski Di Demo 10Rb Demonstran – Tepat hari ini puluhan ribu demonstran melakukan aksi unjuk rasa terhadap kebijakan dari pemerintahan Thailand yakni PM Prayut Chan O Chan.

Hal itu didasarkan dengan aksi penangkapan yang dilakukan oleh tindakan atas para aktivis Thailand yang telah ditangkap beberapa hari yang lalu.

Prayut Chan O Chan Sebagai PM Thailand Tak Bersedia Mundur dari Jabatannya

PM Thailand Tak Mundur, Meski Di Demo 10Rb Demonstran

Sesua dengan informasi dari Reuters bahwa tepat ditanggal 16 Oct 2020 ini terdapat 10 rb demonstran yang melakukan unjuk rasa menentang PM Thailand atas tindakan yang dilakukan sebelumnya terhadap demonstran mereka.

Para Mahasiswa yang memimpin unjuk rasa tersebut melakukan aksinya tepat di Pusat Bangkok. Mereka menyerukan  “Prayut o Chan untuk Mundur” dan “Bebaskan Teman Kami”. Sebagai informasi bahwa Prayut o Cha merupakan aktivis panglima militer yang melakukan pengamilan kudeta pada tahun 2014.

Hal itu pun didukung dengan adanya politik sekutu dari PM sebelumnya Thaksin Shinawatra yang telah digulingkan sebelumnya. Namun para demonstran tersebut kemudian membanjiri areal gedung Government House.

PM Thailand Tak Mundur, Meski Di Demo 10Rb Demonstran

Pemimpin aksi PAD yang bernama Sondhi Limthongkul kemudian mengungkapkan tetap akan berada di lokasi tersebut sampai PM Prayut o chan mundur dan dibebaskannya beberapa aktivis yang telah ditangkap oleh pemerintahan Thailand.

baca juga artikel berikutnya tentang demo tolak ruu cipta kerja indonesia

Akan tetapi hal utu kayaknya akan bertepuk sebelah tangan setelah Prayuth tak akan mundur setelah digelarnya rapat kabinet mendadak dengan beberapa jajaran pemerintahannya pada Tanggal 16 Oct 2020 ini.

Sesuai dengan konfirmasi dari PM Prayuth bahwa dekrit darurat akan tetap digunakan untuk semua orang yang melakukan pelanggaran dalam hal perkumpulan, pertemuan dan juga demonstrasi. Hal itu pun akan dia aktifkan kembali sampai 30 hari mendatang.

Pada awalnya pemerintah Thailand tak mau mengaktifkan dekrit darurat ini, namun setelah terjadi situasi yang mendesak makan status tersebyt akan diaktifkan kembali. Untuk dekrit tersebut akan diaktifkan mulai hari ini sampai 30 hari mendatang untuk melihat situasi demontrasi yang dilakukan oleh kelompok PAD tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *